Pada pelajaran sebelumnya, kita telah menjelaskan cara membuat contoh pertama Dart. Selanjutnya, kita akan membahas cara membuat contoh Hello World sendiri.
1 Hello World
- Setiap program Dart wajib memiliki fungsi tingkat atas
main(), program mulai berjalan dari fungsi ini - Fungsi tanpa nilai balik ditulis dengan kata kunci
void print()digunakan untuk mencetak teks di konsol
// Titik masuk program
void main() {
print('Hello, World!');
}
Code language: Dart (dart)
Kita gunakan proyek yang dibuat pada pelajaran sebelumnya sebagai contoh, buka file firstdart.dart di folder C:\dartdemo\firstdart\bin
Ganti kode di dalam file dengan kode di atas

Kemudian buka cmd, pindah ke direktori C:\dartdemo\firstdart lalu jalankan perintah dart run
C:\dartdemo\firstdart>dart run
Building package executable...
Built firstdart:firstdart.
Hello, World!Code language: CSS (css)
2 Variabel (var inferensi tipe otomatis)
- Gunakan
varuntuk mendeklarasikan variabel, Dart akan mengenali tipe data secara otomatis berdasarkan nilai yang diberikan, tidak perlu menulis nama tipe secara manual - Mendukung string, bilangan bulat, bilangan desimal, array, kamus (objek)
Contoh
// Titik masuk program
void main() {
var name = 'Voyager 1'; // String teks
var year = 1977; // int bilangan bulat
var width = 3.7; // double bilangan desimal
var planets = ['Jupiter','Saturnus']; // List array
var info = {
'tag': ['Saturnus'],
'url': 'Alamat gambar'
}; // Map kamus
}
Code language: Dart (dart)
Di atas kita mendeklarasikan beberapa variabel. Variabel adalah tempat memori kecil untuk menyimpan data, kita beri nama pada tempat memori tersebut. Dengan nama ini kita mudah mengelola data di memori.
Secara teoretis tempat memori ini bisa menyimpan data berupa deretan 0 dan 1, semua data komputer terdiri dari angka 0 dan 1. Tipe data seperti string dan bilangan bulat dibuat agar mudah membaca data; jika kompiler mengenali tipe int, ia akan membaca data sebagai bilangan bulat.
Jika kamu ingin memanipulasi variabel di atas
// Titik masuk program
void main() {
var name = 'Voyager 1'; // String teks
var year = 1977; // int bilangan bulat
var width = 3.7; // double bilangan desimal
var planets = ['Jupiter', 'Saturnus']; // List array
var info = {
'tag': ['Saturnus'],
'url': 'Alamat gambar'
}; // Map kamus
// Contoh penggunaan string
print('Nama pesawat luar angkasa:$name');
print('Panjang nama:${name.length}');
print('Mengandung angka "1":${name.contains('1')}');
// Contoh penggunaan bilangan bulat
print('Tahun peluncuran:$year');
print('Tahun yang telah berlalu:${DateTime.now().year - year} tahun');
// Contoh penggunaan bilangan desimal
print('Lebar pesawat:$width meter');
print('Kuadrat lebar:${width * width}');
// Contoh penggunaan array
print('Daftar planet target:$planets');
planets.add('Uranus'); // Tambah elemen
print('Daftar planet setelah diupdate:$planets');
print('Target pertama:${planets[0]}');
// Contoh penggunaan kamus
print('Tag informasi:${info['tag']}');
print('Alamat gambar:${info['url']}');
info['status'] = 'Beroperasi'; // Tambah pasangan kunci nilai baru
print('Informasi lengkap:$info');
}
Code language: PHP (php)
Kode di atas menggunakan pencetakan format, materi ini belum kita pelajari, pembaca cukup pahami konsepnya saja, kita akan bahas materi ini nanti.
3 Pernyataan kontrol alur (percabangan / perulangan)
Percabangan if else
Kode yang dijalankan bergantung pada syarat di dalam kurung setelah if. Jika syarat bernilai true (benar), jalankan kode di dalam kurung kurawal setelah if, jika false (salah) jalankan kode bagian else

if (syarat) {
// Dijalankan saat syarat bernilai true
} else {
// Dijalankan saat syarat bernilai false
}Code language: JavaScript (javascript)
Contoh: mengecek apakah melebihi batas kecepatan
var speed = 25;
if (speed > 60) {
print('Melebihi batas kecepatan!');
} else {
print('Kecepatan normal.');
}Code language: PHP (php)
Kita juga bisa membuat pengecekan bertingkat